This is the blog of Merry Sarlita . This simple blog aims to share information . Thank you for visiting this blog. GBU always...
RSS

Sabtu, 16 April 2011

Headset Gaming Keren Carbon & Krypton

Psyko-Krypton-Gaming-Headset
Psyko-Krypton-Gaming-Headset

Serunya main game bukan berarti harus membuat ruangan berisik. Anda bisa bayangkan betapa kurang nyamannya warnet yang menyediakan berbagai game online, tentu sangat gaduh dan tidak nyaman dengan suara hingar bingar tersebut. Alangkah baiknya kalau Anda menggunakan headset khusus untuk bermain game. Menilik akan hal tersebut, Psyko Audio Labs membesut headset Carbon dan headset Krypton 5-speaker khusus untuk main game.


Kedua model headset gaming tersebut sudah dibundel dengan kecanggihan teknologi PsykoWave yang mana dapat memperdengarkan kualitas suara sejernih dan sangat akurat sehingga akan terdengar begitu nyata ketika Anda sedang memainkan game favorit Anda. Anda yang suka main game pasti akan merasa masuk ke dalam dunia game ketika mendengar efek suara yang jernih ini dan bermain game pun akan semakin menyenangkan.

Headset gaming model Psyko Carbon dan Krypton ini masing-masing memiliki 5 speaker yang dipasang di beberapa bagian headset tidak hanya di bagian telinga tapi juga di bagian atas kepala. Sehingga efek suara dari headset yang beratnya 0.9 kg tersebut dapat menghasilkan suara berdentum-dentum sangat nyata di telinga Anda. Ditambah lagi dengan adanya Psyko Amplifier yang mana memberikan kekuatan sendiri untuk menghasilkan kualitas suara yang baik yang bisa Anda dengar ketika memakainya. Selain itu untuk bagian utama headset bisa diputar sesuka Anda ketika sedang digunakan, Anda juga bisa menggunakan mickroponnya untuk berkomunikasi dengan tim game online Anda.


Untuk model Carbon sendiri kini sudah menggunakan kabel anti kusut yang mana juga dilapisi dengan konektor dengan lapisan berwarna kuning keemasan. Kini Anda bisa langsung memesannya melalui Amazon. Untuk model headset Carbon keren ini dibandrol dengan kisaran harga sekitar 199.99 USD (sekitar 2 jutaan rupiah), atau dengan harga 149.99 USD (sekitar 1,5 juta rupiah) untuk model Krypton.


Sumber :

http://www.beritateknologi.com/ini-dia-headset-gaming-keren-carbon-krypton/

Malware Win32/FakeXPA Menyerupai AVGAntiVirus 2011

Baru-baru ini Microsoft Malware Protection Center (MMPC) menemukan sebuah malware baru bernama Rogue: Win32/FakeXPA. Seperti yang dikatakan David Wood dari MMPC, Rogue: Win32/FakeXPA sebelumnya bernama Antivirus 8 dan sekarang mengubah namanya menjadiAVG Antivirus 2011. Trojan yang satu ini menggunakan logo AVG pada user interface dan tampilannya memang miip sekali dengan AVG Antivirus. Hal ini telah dikonfirmasi ke pihak AVG sebagai pihak pengembang AVG Antivirus dan mereka telah mengetahui ini. Rogue: Win32/FakeXPA bukanlah buatan AVG. Namun, merupakan buatan orang lain yang sengaja menggunakan logo AVG untuk menipu user.

Win32/FakeXPA



Antivirus palsu ini akan membombardir penggunanya dengan dialog dan balon popup peringatan yang menyatakan adanya malware dan virus pada komputer korban. Hal ini merupakan peringatan palsu dari Antivirus palsu ini. Dan agar pengguna bisa membersihkan malware dan virus tersebut, pengguna diharuskan melakukan registrasi ke full version. Untuk itu pengguna harus membeli license dari Antivirus palsu ini.


Selain itu, Win32/FakeXPA ini juga berusaha melakukan download beberapa malware lainnya. Seperti yang dikatakan oleh David Wood, trojan ini akan mengunduh malware Win32/Alureon. Sebaiknya Anda berhati-hari jika mendownload antivirus AVG dari website lain selain website resmi AVG. Sebaiknya langsung saja mendownloadnya dari website AVG atau dari website download software seperti Softpedia atau Cnet.


Sumber :

http://www.mypc-spot.com/2011/02/malware-win32fakexpa-menyerupai-avgantivirus-2011.html

Laporan

Pengertian

Kata “Laporan” dibentuk dari kata dasar ‘Lapor” dan mendapat akhiran (sufiks) -an, yang dapat diberi arti sebagai segala sesuatu yang dilaporkan atau pemberitahuan tentang sesuatu.


Pengertian Laporan menurut The Oxford Englsih Dictionary dalam kusumah, dkk (2002 : 2.3) adalah :

a. Cerita yang dibawakan oleh seseorang kepada orang lain yang diteliti secara khusus.

b. Pernyataan formal hasil penelitian, tentang sesuatu hal yang memerlukan informasi yang pasti, dibuat oleh seseorang atau sebuah lembaga.


Siswanto (1982:62) memberikan batasan tentang laporan (report) yaitu sebagai informasi tertulis yang dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban atas sesuatu penugasan. Laporan juga dapat sebagai sesuatu macam dokumen yang disampaikan atau menyampaikan informasi mengenai sebuah masalah yang telah atau tengah diselidiki, dalam bentuk fakta-fakta yang diarahkan kepada pemikiran atau tindakan yang akan diambil (Keraf,1993:284).


Sejalan dengan pendapat Keraf, Parera (1987:56) mengemukakan laporan pada dasarnya suatu bentuk penyampaian dan perjanjian fakta-fakta dan pemikiran-pemikiran guna tindakan.


Dari beberapa pendapat pengertian laporan diatas dapat disimpulkan bahwa laporan merupakan suatu bentuk penyampaian dan penyajian hasil kegiatan baik secara lisan atau dokumen berupa fakta-fakta yang dimanfaatkan guna mengambil sebuah keputusan atau tindak lanjut bagi seseorang atau lembaga atau instansi tertentu.


Dasar-dasar Mebuat Laporan

1. Clear

Kejelasan suatu laporan diperlukan baik kejelasan dalam pemakaian bahasa, istilah, maupun kata-kata harus yang mudah dicerna, dipahami dan dimengerti bagi si pembaca.


2. Mengenai sasaran permasalahannya

Caranya dengan jalan menghindarkan pemakaian kata-kata yang membingungkan atau tidak muluk-muluk, demikian juga hal dalam penyusunan kata-kata maupun kalimat harus jelasm singkat jangan sampai melantur kemana-mana dan bertele-tele yang membuat si pembaca laporan semakin bingung dan tidak mengerti.


3. Lengkap (complete)

Kelengkapan tersebut menyangkut :

a. Permasalahan yang dibahas harus sudah terselesaikan semua sehingga tidak menimbulkan tanda tanya

b. Pembahasan urutan permasalahan harus sesuai dengan prioritas penting tidaknya permasalahan diselesaikan


4. Tepat waktu dan cermat

Tepat waktu sangat diperlukan dalam penyampaian laporan kepada pihak-pihak yang membutuhkan karena pihak yang membutuhkan laporan untuk menghadapi masalah-masalah yang bersifat mendadak membutuhkan pembuatan laporan yang bisa diusahakan secepat-cepatnya dibuat dan disampaikan.


5. Tetap (consistent)

Laporan yang didukung data-data yang bersifat tetap dalam arti selalu akurat dan tidak berubah-ubah sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan akan membuat suatu laporan lebih dapat dipercaya dan diterima.


6. Objective dan Factual

Pembuatan laporan harus berdasarkan fakta-fakta yang bisa dibuktikan kebenarannya maupun dibuat secara obyektif.


7. Harus ada proses timbal balik

a. Laporan yang baik harus bisa dipahami dan dimengerti sehingga menimbulkan gairah dan minat si pembaca

b. Jika si pembaca memberikan respon berarti menunjukkan adanya proses timbal balik yang bisa memanfaatkan secara pemberi laporan maupun si pembaca laporan


Jenis-jenis Laporan

Jenis-jenis laporan dapat ditentukan berdasarkan sifat dan kandungan laporan itu :

1. Laporan Lisan

a. Laporan Berita

b. Laporan Langsung


2. Laporan Tertulis

a. Laporan Tahunan

Ciri-cirinya :

- Disediakan oleh sebuah persatuan, organisasi, syarikat atau institusi.

- Dibuat setahun sekali.

- Disampaikan mengikut urutan tarikh.

Tujuan :

menyediakan perancangan yang lebih baik untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi pada masa akan datang


b. Laporan Khas

Tujuan :

Mendapatkan maklumat yang pantas, tepat dan jelas. Berguna kepada organisasi untuk masyarakat mendapatkan gambaran sebenar sesuatu peristiwa.


c. Laporan Presentasi

Ciri-cirinya :

- Mengandung penjelasan tentang tugas yang telah selesai dan kejayaan yang dicapai oleh sebuah syarikat atau organisasi.


d. Laporan Penilaian

Ciri-cirinya :

- Menyatakan mutu, nilai, keadaan atau sifat sesuatu yang menjadi fokus penilaian.

- Matlamat akhir laporan penilaian adalah memberi maklumat kepada puhak tertentu untuk membuat keputusan atau hanya sebagai makluman.


e. Laporan Sulit

Ciri-cirinya :

- Mengandung maklumat tentang latar belakang individu.

- Maklumat mestilah tepat.

- Membantu semua pihak membuat keputusan terhadap permohonan sesorang calon.


f. Laporan Kajian

Ciri-cirinya :

- Dilakukan oleh sesuatu jawatan kuasa atau lembaga yang dipertanggungjawabkan untuk mengaji sesuatu isu, kejadian, dasar dll.

- Hasil kajian didedahkan dalam bentuk laporan dan disampaikan kepada pihak tertentu untuk tindakan selanjutnya.

- Tidak bersifat fiksyen.


g. Laporan Lawatan

Ciri-cirinya :

- Dilaporkan mengikuti perkembangan peristiwa.

- Tepat dan mudah dipahami.

Tujuan :

Merakamkan peristiwa yang berlaku sepanjang lawatan itu berlangsung


h. Laporan Aktiviti

Ciri-cirinya :

- Ditulis mengikuti format tertentu.

- Disediakan oleh setiap perusahaan persatuan.

Tujuan :

Merakamkan atau memaklumkan sesuatu.


Fungsi Laporan

a. Merupakan perwujudan dari responsibility pelapor terhadap tugas yang dilimpahkan

b. Sebagai alat untuk memperlancar kerja sama dan koordinasi maupun komunikasi yang saling mempengaruhi antar perseorangan dalam organisasi

c. Sebagai alat untuk membuat Budgeting (anggaran), pelaksanaan, pengawasan, pengendalian maupun pengambilan keputusan

d. Sebagai alat untuk menukar informasi yang saling dibutuhkan dalam pekerjaan


Penulisan Laporan

Hendaknya laporan lengkap, dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana ( how ).

Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat mudah memahami. Urutan isi laporan antara lain sebagai berikut :

1. Pendahuluan

Pada pendahuluan disebutkan tentang :

1) Latar belakang kegiatan.

2) Dasar hukum kegiatan.

3) Apa maksud dan tujuan kegiatan.

4) Ruang lingkup isi laporan.


2. Isi Laporan

Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :

1) Jenis kegiatan.

2) Tempat dan waktu kegiatan.

3) Petugas kegiatan.

4) Persiapan dan rencana kegiatan.

5) Peserta kegiatan.

6) Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).

7) Kesulitan dan hambatan.

8) Hasil kegiatan.

9) Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.


3. Penutup

Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan-kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.



Sumber :

http://www.definisionline.com/2010/08/pengertian-laporan.html

http://www.scribd.com/doc/37847396/Jenis-Jenis-Laporan

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_organisasi_dan_metode/bab8_penulisan_laporan.pdf

http://islam-download.net/cara-mudah-cepat/cara-membuat-laporan.html

Jumat, 25 Maret 2011

Pengumpulan Data

PENGERTIAN PENGUMPULAN DATA

Instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.


Instrumen pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Instumen sebagi alat bantu dalam menggunakan metode pengumpulan data merupakan sarana yang dapat diwujudkan dalam benda, misalnya kuisioner ,perangkat tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, skala dan sebaginya.


Instrumen penelitian merupakan sesuatu yang amat penting dan strategi kedudukannya didalam keseluruhan kegiatan penelitian. Dengan instrumen akan diperoleh data yang merupakan bahan penting untuk menjawab permasalahan, mencari sesuatu yang akan digunakan untuk mencapi tujuan, dan untuk membuktikan hipotesis. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap petanyaan penelitian. Jawaban itu masih perlu diuji secara empiris, dan untuk maksud inilah dibutuhkan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan ditentukan oleh variabel-variabel yang ada dalam hipotesis. Data itu dikumpulkan oleh sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel tersebut terdiri atas sekumpulan unit analisis sebagai sasaran penelitian.


Variabel-variabel yang diteliti terdapat pada unit analisis yang bersangkutan dalam sampel penelitian. Data yang dikumpulkan dari setiap variabel ditentukan oleh definisi operasional variabel yang bersangkutan. Definisi operasional itu menunjuk pada dua hal yang penting dalam hubungannya dengan pengumpulan data, yaitu indikator empiris dan pengukuran.


METODE PENGUMPULAN DATA

1. Wawancara

Wawancara digunakan untuk mendapatkan data secara langsung dari pihak perusahaan, yang merupakan komunikasi dari seseorang pekerja untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan yang diinginkan. Teknik wawancara memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar dan tersebar. Wawancara berarti komunikasi antara pewawancara dan orang yang diwawancara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi antara keduanya. Namun dengan wawancara dapat diperoleh informasi lebih lengkap.


Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data. Komunikasi tersebut dilakukan dengan dialog (Tanya jawab) secara lisan, baik langsung maupun tidak langsung (I.Djumhur dan Muh.Surya, 1985).


Wawancara adalah salah satu metode untuk dapat mendapatkan data anak atau orangtua dengan mengadakan hubungan secara langsung dengan informan/face to face relation(Bima Walgito, 1987).


Wawancara adalah alat untuk memperoleh data atau fakta atau informasi dari seorang murid secara lisan (Dewa Ktut Sukardi, 1983).


Wawancara informatif adalah suatu alat untuk memperoleh fakta/data informasi dari murid secara lisan. Dengan tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk bimbingan (W.S.Winkel, 1995).


Kelebihan wawancara :

a. Flexibility

Pewawancara dapat secara luwes mengajukan pertanyaan sesuai dengan situasi yang dihadapi pada saat itu. Jika dia menginginkan informasi yang mendalam maka dapat melakukan “probing”. Demikian pula jika ingin memperoleh informasi tambahan, maka dia dapat mengajukan pertanyaan tambahan, bahkan jika suatu pertanyaan dianggap kurang tepat ditanyakan pada saat itu, maka dia dapat menundanya.

b. Nonverbal Behavior

Pewawancara dapat mengobservasi perilaku nonverbal, misalnya rasa suka, tidak suka atau perilaku lainnya pada saat pertanyaan diajukan dan dijawab oleh responden.

c. Question Order

Pertanyaan dapat diajukan secara berurutan sehingga responden dapat memahami maksud penelitian secara baik, sehingga responden dapat menjawab pertanyaan dengan baik.

d. Respondent alone can answer

Jawaban tidak dibuat oleh orang lain tetapi benar oleh responden yang telah ditetapkan.

e. Greater complexity of questionnaire

Kuesioner umumnya berisi pertanyaan yang mudah dijawab oleh responden. Melalui wawancara, dapat ditanyakan hal-hal yang rumit dan mendetail.

f. Completeness

Pewawancara dapat memperoleh jawaban atas seluruh pertanyaan yang diajukan.


Kekurangan :

a. Mengadakan wawancara dengan individu satu persatu memerlukan banyak waktu dan tenaga dan juga mungkin biaya.

b. Interview Bias

Walau dilakukan secara tatap muka, namun kesalahan bertanya dan kesalahan dalam menafsirkan jawaban, masih bisa terjadi. Sering atribut (jenis kelamin, etnik, status sosial, jabatan, usia, pakaian, penampilan fisik, dsb) responden dan juga pewawancara mempengaruhi jawaban.

c. Keberhasilan wawancara sangat tergantung dari kepandaian pewawancara dalam melakukan hubungan antar manusia (human relation).

d. Wawancara tidak selalu tepat pada kondisi-kondisi tempat tertentu, misalnya di lokasi-lokasi ribut dan ramai.

e. Sangat tergantung pada kesediaan, kemampuan dan keadaan sementara dari subyek wawancara, yang mungkin menghambat ketelitian hasil wawancara.

f. Jangkauan responden relatif kecil dan memakan waktu lebih lama dari pada kuisioner dan biaya yang relatif yang lebih mahal.


2. Observasi

Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup efektif untuk mempelajari suatu sistem Observasi merupakan pengamatan secara langsung terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Untuk mendapatkan hasil pengamatan yang baik, pengamatan harus dilakukan dalam waktu yang lama serta pengamat harus membiasakan diri untuk tidak mengganggu kewajaran objek yang diamati sehingga hasil pengamatan dapat optimal. Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan.


Kelebihan :

a. Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi. Kadang observasi dilakukan untuk mengecek validitas dari data yang telah diperoleh sebelumnya dari individu-individu.

b. Dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan, pekerjaan-pekerjaan yang rumit kadang-kadang sulit untuk diterangkan.

c. Dapat menggambarkan lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan, misalnya tata letak fisik peralatan, penerangan, gangguan suara dan lain-lain.

d. Dapat mengukur tingkat suatu pekerjaan, dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit pekerjaaan tertentu.


Kekurangan :

a. Umumnya orang yang diamati merasa terganggu atau tidak nyaman, sehingga akan melakukan pekerjaannya dengan tidak semestinya.

b. Pekerjaan yang sedang diamati mungkin tidak mewakili suatu tingkat kesulitan pekerjaan tertentu atau kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu dilakukan atau volume-volume kegiatan tertentu.

c. Dapat mengganggu proses yang sedang diamati.

d. Orang yang diamati cenderung melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dari biasanya dan sering menutup-nutupi kejelekan-kejelekannya.


3. Kuisioner

Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas. Penggunaan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan, responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan seragam.


Kuesioner dapat dibagi menjadi empat, yaitu:

1. Kuesioner tertutup

Setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban. Responden hanya memilih jawaban yang paling sesuai.

2. Kuesioner terbuka

Dimana tidak terdapat pilihan jawaban sehingga responden haru memformulasikan jawabannya sendiri.

3. Kuesioner kombinasi terbuka dan tertutup

Dimana pertanyaan tertutup kemudian disusul dengan pertanyaan terbuka.

4. Kuesioner semi terbuka

Pertanyaan yang jawabannya telah tersusun rapi, tetapi masih ada kemungkinan tambahan jawaban.


Kelebihan :

1. Bila lokasi responden jaraknya cukup jauh, metode pengumpulan data yang paling mudah adalah dengan kuisioner.

2. Pertanyaan-pertanyan yang sudah disiapkan adalah merupakan waktu yang efisien untuk menjangkau responden dalam jumlah banyak.

3. Dengan kuisioner akan memberi kesempatan mudah pada responden untuk mendiskusikan dengan temannya apabila menemui pertanyaan yang sukar dijawab.

4. Dengan kuisioner responden dapat lebih leluasa menjawabnya dimana saja, kapan saja, tanpa terkesan terpaksa.


Kekurangan :

1. Apabila penelitian membutuhkan reaksi yang sifatnya spontan dengan metode ini adalah kurang tepat.

2. Metode ini kurang fleksibel, kejadiannya hanya terpancang pada pertanyaan yang ada.

3. Jawaban yang diberikan oleh responden akan terpengaruh oleh keadaan global dari pertanyaan. Sangat mungkin jawaban yang sudah diberikan di atas secara spontan dapat berubah setelah melihat pertanyaan dilain nomor.

4. Sulit bagi peneliti untuk mengetahui maksud dari apakah sudah responden sudah terjawab atau belum.

5. Ada kemungkinan terjadi respons yang salah dari responden. Hal ini terjadi karena kurang kejelasan pertanyaan atau karena keragu-raguan responden menjawab.


Sumber :

http://farelbae.wordpress.com/catatan-kuliah-ku/pengertian-pengumpulan-data/

http://ta-tugasakhir.blogspot.com/2007/10/metode-pengumpulan-data.html

http://sevli074.wordpress.com/2009/01/25/teknik-pengumpulan-data/

 
background-attachment:fixed;